Senin, 04 Januari 2021

Selama Natal dan Tahun Baru, Pelanggan Indosat Banyak Akses WhatsApp Cs

 Indosat Ooredoo mengatakan ada kenaikan trafik data 35% selama masa Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, di mana hingga 95% diklaim dapat terlayani di jaringan 4G.

Chief Technology and Information Officer Indosat Ooredoo Medhat Elhusseiny mengatakan, meskipun ada kenaikan trafik data, pihaknya dapat melayani pelanggan dengan baik. Lonjakan trafik tersebut telah diantisipasi Indosat sebelumnya.


"Perluasan jaringan 4G kami, bersama dengan implementasi model operasi digital canggih yang telah kami mulai sejak pertengahan tahun 2020 adalah faktor pendukung lain yang menjamin pengalaman digital terbaik bagi pelanggan kami selama periode liburan ini," ujarnya seperti dalam siaran persnya, Senin (4/1/2021).


Pada perayaan Natal dan Malam Tahun Baru, Indosat Ooredoo mencatatkan peningkatan trafik data tertinggi terjadi pada hari H masing-masing sebesar 25% (Natal) dan 35% (Tahun Baru) dibandingkan trafik hari normal.


Peningkatan trafik data yang cukup signifikan terlihat di beberapa kota besar di Pulau Jawa seperti Bodetabek, Tasikmalaya, Sukabumi dan Kediri. Adapun layanan seperti Facebook, Instagram, Line, WhatsApp, dan Youtube masih menjadi aplikasi yang paling banyak digunakan oleh pelanggan kami selama liburan.


Untuk menjamin layanannya tetap optimal, Indosat Ooredoo Network Operation Center (i-NOC) dan Service Operation Center (SOC) dikerahkan guna memastikan semua pelanggan dapat menikmati layanan digital terbaik selama liburan, didukung oleh pemantauan jaringan yang intensif melalui AI (artificial inteligence)/ML (machine learning).


Selain itu, melalui platform operasi digital baru, operasional jaringan Indosat Ooredoo disebut telah menunjukkan efisiensi dalam penyelesaian masalah dan menghadirkan pengalaman digital ke level mumpuni secara nasional, di mana itu tercermin dari pengurangan keluhan pelanggan hingga 65% dibandingkan tahun sebelumnya.


Sebelum masa liburan, operator seluler ini melakukan uji jaringan di beberapa kota regional dan tempat umum, seperti bandara, pelabuhan, stasiun kereta api, tempat rekreasi, tempat istirahat dan terminal untuk memastikan pelanggan dapat menikmati pengalaman digital terbaik.

https://movieon28.com/movies/hideous-kinky/


Ragam Layanan Telkomsel Ini Akan Perkuat Ekosistem Digital


 Telkomsel terus mengembangkan produk dan layanan yang dibutuhkan masyarakat, termasuk untuk kalangan anak muda yang saat ini sangat erat dengan smartphone dan internet. Mulai dari layanan streaming film dan musik hingga gaming.

Selain itu, melalui investasi Telkomsel ke Gojek belum lama ini, pihak perusahaan sudah mulai tancap gas membuat beberapa inisiatif seperti promo bersama dan paket bundling. Kedua inisiatif terbaru inti difokuskan untuk mendukung digitalisasi UMKM dan produktivitas mitra driver Gojek.


Namun tak hanya untuk itu, perwujudan kolaborasi Telkomsel dan Gojek selanjutnya juga layak ditunggu. Kedua perusahaan digital terdepan di Indonesia ini juga diperkirakan akan menghadirkan inovasi yang menyasar kebutuhan gaya hidup digital anak muda Indonesia.


Layanan-layanan ini dibuat tak hanya untuk memajukan ekosistem digital Indonesia dan UMKM, tetapi juga untuk menyasar gaya hidup digital anak muda Indonesia saat ini. Adapun beberapa layanan lifestyle milik Telkomsel yang memperkuat transformasi digital perseroan antara lain:


MAXstream


Pertumbuhan streaming minutes di MAXstream meningkat hingga 20% dari tahun sebelumnya dan hingga kini, aplikasi MAXstream telah diunduh lebih dari 20 juta kali baik melalui Google Play Store maupun AppStore. Sedangkan penonton aktif bulanan MAXstream (monthly active user) saat ini mencapai 8,3 juta pengguna aktif.

https://movieon28.com/movies/antibodies/

Tren e-Commerce 2021, B2B Bisa Genjot Pertumbuhan UMKM

 Sejumlah data dari berbagai perusahaan analisis pasar menyebut e-commerce mengalami pertumbuhan yang signifikan selama pandemi.

Misalnya Kantar, yang mencatat adanya pertumbuhan e-commerce sebesar 22%, yang terjadi akibat adanya perubahan perilaku pembelian dari offline ke online akibat pandemi Corona.


Mereka pun menyebut 2020 adalah tahun terbaik untuk e-commerce dibanding tahun-tahun sebelumnya. Lalu ada juga Kenneth Research, yang memprediksi pasar e-commerce B2B di Asia Pasifik bakal tumbuh sebesar 15,2% tiap tahun, selama 2020-2030.


Melihat data tersebut, sebenarnya pandemi membawa berkah bagi industri e-commerce. Penyedia layanan jual beli kini menjadi opsi terbaik, di mana setiap orang dapat bertransaksi secara nyaman tanpa perlu bertatap muka, serta dilengkapi dengan metode pembayaran yang beragam.


Khususnya lagi di Indonesia, yang dalam setahun terakhir ini menunjukkan peranan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sangat besar, dan tumbuh pesat dalam digitalisasi serta kolaborasi bersama e-commerce.


Hal ini menjadi sebuah peluang, di antara sejumlah tantangan tipikal bagi para pelaku e-commerce Tanah Air. Sebut saja perbedaan kondisi geografis, perbedaan kualitas infrastruktur, dan pola perilaku pelaku (pelanggan maupun penjual) di berbagai wilayah Indonesia.


Contohnya adalah masalah koneksi. Memang penyebaran internet kini semakin merata, namun masih ada terjadi perbedaan kecepatan dan konsistensi di tiap daerah. Kemudian, ada pula perbedaan pengetahuan mengenai bagaimana cara bertransaksi dalam proses jual beli di marketplace atau media sosial.

https://cinemamovie28.com/movies/hidden-camera-basic-instinct/


Makanya, diperlukan edukasi bagi masyarakat Indonesia dan tanggung jawab ini berada di pundak setiap pelaku e-commerce untuk mempercepat proses edukasi yang dibutuhkan.


Lebih lanjut, tantangan ini dinilai akan menjadi strategi bisnis para pelaku e-commerce di tahun 2021. Para pemain di ceruk yang sama akan lebih menarik rem dalam "bakar" uang dan lebih berfokus pada pemikiran untuk mengaktifkan pelanggan.


"Berbicara mengenai e-commerce, selain Marketplace retail, pemain B2B e-commerce pun memiliki peran dalam percepatan adopsi digitalisasi pelaku UMKM Indonesia dan penetrasi pasar volume besar," ujar Hendrik Tio, CEO Bhinneka.com, dalam keterangan yang diterima detikINET, Senin (4/1/2021).


Salah satu perusahaan e-commerce B2B tersebut adalah Bhinneka.com, yang sudah sudah menginisiasi kolaborasi strategis dengan UMKM lewat gerakan #BangkitLagi, berdampingan dengan #BanggaBuatanIndonesia yang digulirkan secara nasional bersama para pelaku e-commerce dan pemerintah.


Dalam perjalanannya, Bhinneka.com telah memberikan edukasi dan pelatihan kepada puluhan ribu UMKM dalam berbagai kolaborasi dengan kementerian, asosiasi, dan bersama pelaku industri lainnya.


Lalu mereka menghadirkan para pelaku UMKM terpilih di platform Bhinneka.com yang juga ditandai dengan kerja sama APRINDO serta Sekolah Ekspor, mempermudah mereka untuk bergabung dalam BeLa Pengadaan dari LKPP yang digawangi bersama-sama enam pelaku e-commerce dalam negeri lainnya.


"UMKM memang sudah seharusnya menjadi fokus pelaku e-commerce di Tanah Air. Sebagai salah satu platform yang memiliki misi untuk membangun negeri, Bhinneka.com berencana untuk mengajak pihak koperasi dan Kementerian untuk menjangkau UKM dengan memberikan edukasi. Kerja sama ini juga dapat dilaksanakan dengan menggandeng yayasan atau program pendidikan lainnya yang berfokus ke UKM," tambahnya.

https://cinemamovie28.com/movies/your-sisters-sister/