Sabtu, 20 Februari 2021

Bisa Kejar Pocong, Anjing Punya Kemampuan Indera Melebihi Manusia

  Secara sains, peristiwa pocong dikejar anjing di Sulawesi Selatan yang viral, bisa dijelaskan. Hewan ini memang sudah lama diduga punya kemampuan indera keenam.

Ya, kalau manusia punya lima (panca) indera, hewan seperti anjing punya enam indera yang memungkinkannya melihat, mendengar, atau merasakan apa yang tidak bisa dilihat, didengar, dan dirasakan manusia. Apa saja?


Melihat sinar UV

Setidaknya, mereka bisa melihat apa yang tak bisa ditangkap mata manusia. Tak seperti kita, banyak binatang bisa melihat sinar ultraviolet (UV), termasuk anjing, kucing, dan sejumlah mamalia.


"Tak ada yang pernah mengira hewan-hewan ini bisa melihat ultraviolet. Nyatanya, mereka melakukannya," kata Ron Douglas, ahli biologi dari City, University of London, Inggris, dikutip dari Live Science, Rabu (17/2/2021).


Banyak hewan yang bisa melihat ultraviolet termasuk serangga misalnya lebah, burung-burung, ikan, sejumlah amfibi, reptil, dan beberapa mamalia seperti curut, tikus, mole, marsupial, dan kelelawar.


Beberapa hewan menggunakan kemampuannya melihat sinar UV untuk sejumlah tujuan. Misalnya lebah dan serangga lain menggunakannya untuk melihat warna atau pola pada tanaman yang mengarahkan ke lokasi nektar atau sari bunga, dan tikus menggunakannya untuk melacak jejak urine.

https://movieon28.com/movies/satu-hari-nanti/


Merasakan sesuatu yang asing

Anjing memiliki panca indera yang sama seperti manusia, namun dalam merasakan keberadaan sesuatu yang asing, tingkatan indera perasa dari kucing dan anjing lebih tinggi dari manusia.


Hewan ini mampu secara langsung bereaksi ketika mereka merasakan sesuatu atau kehadiran hal asing yang tidak dapat ditangkap oleh panca indera manusia.


Contohnya, ketika anjing mendeteksi sesuatu yang aneh dan asing, terkadang dia akan menggeram atau menggonggong dan melihat pada satu titik dalam jangka waktu yang relatif lama.


Penelitian lanjutan juga mengungkapkan, indera penciuman anjing bisa 10.000 hingga 100.000 kali lebih sensitif daripada indera penciuman manusia. Dengan mengandalkan penciumannya, secara otomatis ketika ada sesuatu yang asing terdeteksi atau mendekat, anjing akan menunjukkan reaksi yang tidak seperti biasanya.


Anjing juga lebih mampu merasakan perubahan tekanan udara di sekitar seperti energi baru dan asing yang bagi beberapa manusia cara deteksi seperti ini ditunjukkan dengan berdirinya bulu kuduk.


Tidak hanya dapat mengetahui keberadaan sesuatu yang asing, anjing juga mampu mendeteksi apakah sesuatu tersebut bersifat jahat, baik, kuat lemah dan sebagainya.


Sayangnya, walaupun dapat mendeteksi keberadaan sesuatu atau hantu, namun anjing tidak dapat dilatih secara khusus untuk langsung dapat menunjukkan di mana tempat yang berhantu atau yang tidak karena keterbatasan intelektual mereka.


Mendengar frekuensi

Anjing dapat mendengar frekuensi dua kali lebih banyak daripada manusia. Mereka dapat menangkap suara yang jaraknya empat kali lebih jauh daripada yang dapat dideteksi manusia. Karenanya, jika hantu memang ada, anjing bisa saja memiliki indera pendengaran yang kuat sehingga mereka bisa mengenalinya dari suara.


Anjing mampu mendengar frekuensi suara dari 250 Hz hingga 50.000 Hz, sementara telinga manusia hanya bisa mendengar maksimal 20.000 Hz. Tapi ada kerugiannya, karena itu artinya anjing juga mendengar suara bising lebih banyak, sehingga tidak bisa tenang.

https://movieon28.com/movies/knight-kris/

Peran Penting Keamanan Siber dalam Membangun UKM

 - Keamanan siber punya peran penting dalam membangun perekonomian Indonesia lewat Usaha Kecil Menengah (UKM). Apa hubungannya?

Menurut Kaspersky, UKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia, yang kini mencoba bangkit dengan transformasi digital setelah terdampak dari pandemi. Namun pergeseran proses dan pembayaran ke dunia maya pun membuka peluang untuk terjadinya kejahatan siber.


"Di kawasan Asia Tenggara, sektor UKM menjadi penopang beban yang diakibatkan oleh pandemi. Lebih dari 8 dari 10 UKM dari wilayah tersebut menunjukkan penurunan pendapatan untuk tahun 2020 di awal Mei tahun lalu," ujar Yeo Siang Tiong, General Manager Kaspersky Asia Tenggara dalam diskusi online, Rabu (17/2/2021).

https://movieon28.com/movies/virgin/


Nah, masalahnya menurut laporan terbaru dari Kaspersky Security Network (KSN), selama 2020 lalu ada 34,5 juta malware yang beredar di internet dan 'mampir' ke komputer partisipan KSN. Dari jumlah itu, 4,3 jutanya menyerang pengguna bisnis, naik 51% dibanding insiden selama 2019.


Dalam laporan tersebut, Kaspersky juga memilah jenis ancaman yang paling tinggi di Asia Tenggara selama 2020. Paling tinggi adalah malware yang menyebar lewat web selama aktivitas pencarian.


Lalu di bawahnya adalah malware yang menyusup dalam software yang diunduh dari internet. Kemudian malware yang tersimpan dalam lampiran di email, dan terakhir adalah aktivitas ekstensi browser.


Laporan KSN 2020 juga menunjukkan bahwa produk Kaspersky mendeteksi sebanyak 111 juta insiden lokal di komputer partisipan KSN di negara tersebut. Dari total jumlah percobaan, sebanyak 20 juta ditargetkan terhadap pengguna bisnis di Indonesia.


Insiden lokal yang dimaksud adalah malware yang tersebar secara lokal, yaitu lewat flashdisk, CD, DVD, atau bermacam metode offline lain. Secara total ada 56,3% pengguna di Indonesia yang hampir terinfeksi dari malware lokal ini. Disebut hampir karena malware tersebut sukses terdeteksi oleh produk Kaspersky.


Lalu, apa hubungannya malware dengan UKM? Menurut Dony Koesmandarin, Teritory Manager Kaspersky Indonesia, karena banyak orang yang bekerja dari rumah, maka ancaman serangan siber terhadap individu adalah ancaman juga untuk perusahaan tempatnya bekerja.


"Tahun 2020 adalah tahun di mana seluruh aktivitas manusia hampir ditransfer secara online. Ancaman terhadap individu sama berbahaya dengan risiko pada UKM dan perusahaan karena penerapan sistem kerja dari rumah yang sedang berlangsung di negara ini," ujar Dony.


Untuk itulah, menurut Dony, UKM harus melindungi usahanya dari serangan siber, karena berpotensi mengganggu aktivitas bisnisnya, mengganggu kenyamanan pengguna, dan juga merusak reputasi bisnis.


"Misalnya kena ransomware, transaksi tidak bisa dilakukan, pengguna kesal, data pun tak bisa diakses, lalu reputasinya pun rusak," pungkas Dony.


Untuk menjaga keamanan siber UKM, Kaspersky punya solusi bernama Kaspersky Endpoint Detection and Response Optimum (KEDRO).

https://movieon28.com/movies/never-back-down-no-surrender/