Senin, 22 Februari 2021

Hilang Miliaran Rupiah, Korban Seret TikTok Cash ke Polisi

 Iming-iming mendapatkan uang hanya dengan menonton video TikTok membuat banyak orang tergiur. Termasuk Cindy Mamesah yang harus kehilangan Rp 25 juta yang kemudian menyeret TikTok Cash ke pihak kepolisian.

Cindy bercerita untuk bisa join TikTok Cash dirinya harus membayar kewajiban sebesar Rp 500 ribu. Ternyata untuk mendapatkan untung tidak sekadar menonton video TikTok saja.


"Mereka memakai sistem MLM (multi level marketing), kalau semakin berani investasi besar ya yang dijanjikan adalah uang besar," kata Cindy.


Awalnya Cindy tidak menaruh curiga karena di dompet akun TikTok Cash milikinya tertera nominal yang disetorkan. Sialnya, belum sempat menikmati untung, uang miliknya malah dibawa kabur.


Mengagetkannya Cindy tidak sendiri, banyak korban lain yang senasib dengannya. Dan kalau ditotal kerugiannya mencapai miliaran rupiah.


"Kalau dihitung hitung sih per orang ada yang rugi Rp 30 juta sampai Rp 200 juta, karena satu orang ada yang investasi di satu atau dua account makanya bisa sampai Rp 200 juta," terangnya.


Mewakili para korban, Cindy pun membuat laporan ke pihak berwajib pada Senin (15/2/2021). Dia menyeret nama Aretha Mozza Nova dan Max.


"Aretha ini kan yang membukakan pintu terhadap owner, owner siapa sampai detik ini kita enggak tahu, yang jelas ada hubungan sama Aretha," kata Cindy.


"Selain rugi uang, jadi ada yang modal nekad pinjam sana sini. Ada yang sampai jual aset, ada yang sampai sekarang enggak bisa makan, ada yang sampai sakit kepikiran. Makanya saya terpanggil untuk maju. Memang ada kerugian bathin dan moral," lanjutnya.


Cindy menaruh harapan besar ke pihak kepolisian mengusut kasus tersebut. Sehingga tidak hanya uangnya bisa kembali, pelaku dapat dapat ditangkap dan dihukum.


"Saya mohon pihak Bareskrim agar saksi-saksi segera dipanggil. saya sudah sangat siap dan aktif untuk bekerja sama. Saya ingin penyelesaiannya yang terbaik. Terlapor ditangkap dan dihukum sesuai perbuatan dan pasal yang berlaku," ujarnya.


Di kesempatan ini dia mengajak para korban TikTok Cash bersatu.


"Energi kita memang habis untuk mengurus ini, tapi saya ingin merangkul semua korban Tiktok cash agar bersatu," tutup Cindy.

https://trimay98.com/movies/miracles-from-heaven/


Rover NASA Mendarat di Mars, Joe Biden: Kekuatan Sains Amerika


Presiden Amerika Serikat Joe Biden, mengucapkan selamat atas keberhasilan lembaga antariksa NASA mendaratkan rover robotika Perseverance di permukaan Planet Mars. Ia menyatakan kesuksesan itu dimungkinkan berkat kekuatan sains Amerika.

"Selamat untuk NASA dan setiap orang yang kerja kerasnya memungkinkan pendaratan historis Perseverance. Hari ini sekali lagi membuktikan bahwa dengan kekuatan sains dan kecerdasan Amerika, tidak ada yang tidak mungkin," tulisnya di Twitter.


Wakil Presiden Kamala Harris pun memberi ucapan senada. "Selamat pada NASA dan semua mitra mereka dalam misi sukses ini. Pendaratan historis hari ini mewujudkan kegigihan bangsa kita, membangun dari prestasi masa silam dan membuka jalan untuk misi masa depan," cetusnya.


"Selamat pada NASA atas suksesnya pendaratan rover Perseverance yang seukuran mobil SUV di planet Mars. Ia membawa juga drone helikopter, sebuah perangkat uji terbang, manuver dan navigasi di atmosfer Mars," sebut pakar fisika tenar Neil deGrasse Tyson.


Perseverance dalam misi setidaknya 2 tahun lamanya, akan mengumpulkan data dan mencari tanda-tanda kehidupan kuno di kawah Jezero Crater yang dulu merupakan sebuah danau pada 3,9 miliar tahun silam. Pihak NASA menyebut pendaratannya nyaris sempurna.


"Kami berada di tempat datar yang bagus. Kendaraannya hanya miring sekitar 1,2 derajat. Jadi kami sukses menemukan tempat parkir itu dan rovernya aman di tanah. Saya sangat bangga pada tim," kata Allen Chen, ilmuwan NASA yang memimpin tim pendaratan.


Jezero Crater sendiri belum pernah dijelajahi dalam misi sebelumnya. "Ada sesuatu yang istimewa dalam hari-hari pertama misi ini karena kami baru saja mendarat sebagai perwakilan Bumi di tempat di Mars yang belum pernah dikunjungi sebelumnya," ujar Mike Watkins, direktur Jet Propulsion Laboratory NASA yang dikutip detikINET dari BBC, Jumat (19/2/2021).

https://trimay98.com/movies/my-lifes-on-the-line/

WhatsApp Luruskan Salah Paham Inti Kebijakan Privasi Barunya

  Kebijakan privasi baru dari WhatsApp sering disalahartikan. Meski sudah dijelaskan masih ada saja yang salah paham dan beranggapan bahwa WhatsApp sudah tidak menjadi tempat yang aman lagi karena berbagi data dengan Facebook.

Supaya tidak terjadi kesalahpahaman, WhatsApp APAC Communications Director Sravanthi Dev menjelaskan dalam konferensi pers beberapa waktu lalu bahwa kebijakan privasi baru WhatsApp ini berkaitan dengan WhatsApp API.


Sebagai gambaran, WhatsApp memiliki tiga jenis pilihan. yakni yang sering digunakan untuk chat antar pribadi, WhatsApp Business untuk bisnis skala kecil, dan WhatsApp Business API yang digunakan untuk perusahaan menengah dan besar. Contohnya adalah WhatsApp yang dimiliki Singapore Airlines atau Indosat Ooredoo.


Nah, WhatsApp API ini, karena mereka cenderung diserbu ribuan pesan yang didapatkan setiap harinya, otomatis mereka membutuhkan hosting yang memadai. Di sinilah, Facebook menawarkan opsi kepada perusahaan untuk memakai hosting dari Facebook.

https://trimay98.com/movies/life-on-the-line/


"WhatsApp menawarkan pelanggan perusahaan untuk mengelola pesan sendiri atau memakai hosting dari Facebook. Kalau memang sudah memakai hosting lain, pesan antara customer dengan perusahaan masih dienkripsi, akan tetapi sudah tidak bisa dikatakan secara end-to-end," jelas Sravanthi.


Namun kembali lagi, WhatsApp sebisa mungkin ingin memberikan banyak opsi untuk pelanggannya. Sehingga pilihannya jelas antara memakai hosting dari Facebook atau memakai dari pihak ketiga lainnya.


"Apakah Facebook bisa mengakses percakapan? Tidak, akan tetapi Whatsapp akan memberikan notifikasi yang menjelaskan apakah WhatsApp API memakai hosting service pihak ketiga lain atau tidak, sehingga akan ada notifikasi nantinya mana yang terenkripsi end-to-end dan yang tidak," tegasnya.


Lebih lanjut, apabila perusahaan yang memakai WhatsApp API Business memakai layanan dari pihak lain, WhatsApp akan tetap memantau sejauh apa keamanan yang ditawarkan oleh layanan tersebut. Diakui WhatsApp bahwa pihak ketiga lain yang bertugas mengelola data bisa menganalisis data yang ada, namun bukan berarti mereka bisa membaca pesan-pesan pengguna kepada WhatsApp API.


WhatsApp berkomitmen akan melakukan pembaharuan pada kebijakan privasi pengguna secara berkala. Tidak ingin sembunyi-sembunyi, justru dengan komunikasi ini WhatsApp ingin menciptakan transparansi pada customer.


"Dengan ini, user bisa memilih apakah mau berbicara dengan WhatsApp API atau tidak. Kalau tidak ya sudah. Intinya pengguna punya kontrol penuh," ucapnya.


WhatsApp pun menolak dikatakan memaksa pengguna untuk menyetujui perihal kebijakan privasi baru ini. Malahan, WhatsApp bertujuan ingin memberikan kejelasan dan rasa aman kepada para pengguna.


"Kenapa harus di terima kebijakannya? Mungkin ada orang yang tidak ingin bicara dengan WhatsApp API, tapi mungkin mereka akan melakukannya nanti di masa depan. Kita tidak memaksa orang, kamu bisa bicara dengan orang-orang seperti biasa, tapi kami memberikan pilihan tentang bagaimana kamu menggunakan WhatsApp. Saya pikir itu adil," tegas Sravanthi.

https://trimay98.com/movies/i-fine-thank-you-love-you/