Kamis, 25 Februari 2021

Pengguna Internet Indonesia Tembus 202,6 Juta

  Jumlah pengguna internet Indonesia terus meningkat. Berdasarkan hasil laporan terbaru Hootsuite dan We Are Social, pengguna internet Indonesia mencapai 202,6 juta hingga Januari 2021.

Bila dibandingkan dengan jumlah pengguna internet pada tahun 2020, ada kenaikan 15,5% atau lebih dari 27 juta orang dalam 12 bulan terakhir.


Menurut Hootsuite dan We Are Social, total penduduk RI menyentuh di angka 274,9 juta jiwa. Ketika ada 202,6 juta pengguna internet, itu artinya 73,7% warga Indonesia sudah tersentuh dengan berselancar di dunia maya.


Tidak hanya pengguna internet Indonesia yang naik, jumlah perangkat mobile yang terkoneksi juga melonjak menjadi 345,3 juta dan pengguna yang aktif di media sosial (medsos) berbagai platform bertambah 10 juta menjadi 170 juta.


Persentase pengguna internet berusia 16 hingga 64 tahun yang memiliki masing-masing jenis perangkat, mobile phone (98,3%), smartphone (98,2%), non-smartphone mobile phone (16%), laptop/desktop (74,7%), tablet (18,5%), TV streaming (6%), konsol game (16,2%), perangkat smarthome (5,7%), smartwatch/wristband (13,3%), dan perangkat virtual reality (4,2%).


Dalam satu hari saja pengguna internet Indonesia rata-rata menghabiskan waktu sampai 8 jam 52 menit untuk mengakses internet, streaming 2 jam 50 menit, nongkrong di medsos 3 jam 14 menit, hingga bisa meluangkan waktu 1 jam 38 menit untuk membaca media online maupun offline.


Podcast yang merupakan jenis media internet terbaru pun digandrungi warga Indonesia dengan rata-rata menghabiskan waktu 44 menit dalam sehari. Meskipun itu masih kalah dengan waktu pengguna internet Indonesia saat streaming musik yang rata-rata 1 jam 30 menit dalam satu hari.


Pada laporan ini juga, disebutkan bahwa total jumlah pelanggan seluler Indonesia atau menggunakan jaringan WiFi sebanyak 195,3 juta.


Bagaimana dengan kecepatan internet Indonesia? We Are Social dan Hootsuite menyebutkan rata-rata kecepatan internet unduh mobile 17,26 Mbps dan kecepatan internet unduh fixed broadband 23,32 Mbps.

https://tendabiru21.net/movies/arini-masih-ada-kereta-yang-akan-lewat/


Susah Sinyal, Desa di Sragen Bikin 176 Jaringan Internet Mandiri


 Susah sinyal membuat warga desa di Sragen berpikir kreatif. Mereka pun membangun jaringan internet mandiri lewat badan usaha milik desa (Bumdes) dan menggandeng operator BUMN.

Berawal dari kondisi daerah yang susah sinyal, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Sragen, Jawa Tengah, bertekad membuat terobosan dengan memasang jaringan internet mandiri. Upaya ini berbuah, saat ini tak kurang 176 rumah di desa ini sudah memiliki sambungan internet pribadi, belum ditambah adanya 22 titik internet gratis yang tersebar di 22 RT.


"Layanan internet desa ini dilatarbelakangi karena di Desa Tanggan ini susah sinyal. Sedangkan kami mempunyai pemahaman bahwa hanya dengan sarana komunikasi yang baik kita bisa membuat masyarakat kita cerdas. Internet itu memang sudah sangat dibutuhkan, apalagi di masa pandemi ini untuk kepentingan anak sekolah," ujar Kepala Desa Tanggan, Mulyanto, ditemui di kantornya, Senin (22/2/2021).


Mulyanto menuturkan, upaya pemasangan layanan internet ini diawali pemasangan 22 titik internet gratis di 22 RT. Pemasangan koneksi internet gratis ini, lanjutnya, sudah menjadi cita-cita Mulyanto sejak awal menjabat.


"Total 22 kepala RT semua mendapatkan fasilitas gratis dari pemasangan sampai pajak per bulannya, itu memang sudah menjadi visi misi saya. Maksud kami pasang wifi di tiap RT adalah, paling tidak masyarakat bisa datang ke rumah Pak RT ketika membutuhkan internet," paparnya.


Layanan internet gratis ini pun sudah dinikmati oleh masyarakat. Menurutnya, banyak warga yang turut menggunakan fasilitas gratis ini, terutama anak-anak pada saat belajar via daring.


Namun dalam perjalanannya, banyak masyarakat yang menghendaki jaringan internet ke rumah masing-masing. Mulyanto pun memutar otak demi mewujudkan keinginan warga itu.


"Makanya kita membangun sebuah unit usaha Bumdes penyedia jaringan internet desa. Kemudian kita membuat program subsidi desa terhadap jaringan internet untuk seluruh masyarakat Desa Tanggan," terangnya.

https://tendabiru21.net/movies/an-erotic-vampire-in-paris/

Samsung Perpanjang Update Keamanan Ponsel Hingga 4 Tahun

 - Samsung mengumumkan akan memperpanjang update keamanan yang akan diterima ponsel dan tablet Galaxy. Sekarang, semua perangkat yang meluncur tahun 2019 ke atas akan menerima update keamanan setidaknya selama empat tahun.

Sebelumnya, Samsung menawarkan update keamanan bulanan atau tiap tiga bulan sekali untuk dua tahun pertama usia ponsel. Ponsel flagship di lini Galaxy Note atau Galaxy S mendapatkan update bulanan, sedangkan model di bawahnya mendapatkan update tiap tiga bulan.


Beberapa perangkat flagship juga diturunkan peringkatnya setelah beberapa waktu dan hanya akan menerima update keamanan tiap tiga bulan sekali, seperti Galaxy S8.


Dengan perpanjangan update keamanan ini, di tahun keempat Samsung akan memberikan update keamanan 'reguler' yang artinya update hanya akan dirilis satu atau dua kali dalam setahun tanpa jadwal yang pasti, seperti dikutip dari 9to5Google, Selasa (23/2/2021).


Samsung pada tahun lalu juga telah memperpanjang komitmen update sistem operasi Android hingga tiga generasi, tapi hanya untuk beberapa ponsel.


Komitmen Samsung ini sedikit lebih baik dibandingkan vendor ponsel lainnya. Google, misalnya, hanya menjanjikan update selama tiga tahun untuk ponsel Pixel tanpa janji update keamanan setelahnya.


Berikut daftar ponsel dan tablet Samsung yang mendapat jaminan update keamanan hingga empat tahun:


Galaxy Foldable: Fold, Fold 5G, Z Fold2, Z Fold2 5G, Z Flip, Z Flip 5G

Galaxy S series: S10, S10+, S10e, S10 5G, S10 Lite, S20, S20 5G, S20+, S20+ 5G, S20 Ultra, S20 Ultra 5G, S20 FE, S20 FE 5G, S21 5G, S21+ 5G, S21 Ultra 5G

Galaxy Note series: Note10, Note10 5G, Note10+, Note10+ 5G, Note10 Lite, Note20, Note20 5G, Note20 Ultra, Note20 Ultra 5G

Galaxy A series: A10, A10e, A10s, A20, A20s, A30, A30s, A40, A50, A50s, A60, A70, A70s, A80, A90 5G, A11, A21, A21s, A31, A41, A51, A51 5G, A71, A71 5G, A02s, A12, A32 5G, A42 5G

Galaxy M series: M10s, M20, M30, M30s, M40, M11, M12, M21, M31, M31s, M51

https://tendabiru21.net/movies/assassins-creed/


Pengguna Internet Indonesia Tembus 202,6 Juta


 Jumlah pengguna internet Indonesia terus meningkat. Berdasarkan hasil laporan terbaru Hootsuite dan We Are Social, pengguna internet Indonesia mencapai 202,6 juta hingga Januari 2021.

Bila dibandingkan dengan jumlah pengguna internet pada tahun 2020, ada kenaikan 15,5% atau lebih dari 27 juta orang dalam 12 bulan terakhir.


Menurut Hootsuite dan We Are Social, total penduduk RI menyentuh di angka 274,9 juta jiwa. Ketika ada 202,6 juta pengguna internet, itu artinya 73,7% warga Indonesia sudah tersentuh dengan berselancar di dunia maya.


Tidak hanya pengguna internet Indonesia yang naik, jumlah perangkat mobile yang terkoneksi juga melonjak menjadi 345,3 juta dan pengguna yang aktif di media sosial (medsos) berbagai platform bertambah 10 juta menjadi 170 juta.


Persentase pengguna internet berusia 16 hingga 64 tahun yang memiliki masing-masing jenis perangkat, mobile phone (98,3%), smartphone (98,2%), non-smartphone mobile phone (16%), laptop/desktop (74,7%), tablet (18,5%), TV streaming (6%), konsol game (16,2%), perangkat smarthome (5,7%), smartwatch/wristband (13,3%), dan perangkat virtual reality (4,2%).


Dalam satu hari saja pengguna internet Indonesia rata-rata menghabiskan waktu sampai 8 jam 52 menit untuk mengakses internet, streaming 2 jam 50 menit, nongkrong di medsos 3 jam 14 menit, hingga bisa meluangkan waktu 1 jam 38 menit untuk membaca media online maupun offline.

https://tendabiru21.net/movies/the-bounty-hunter/