Jumat, 27 November 2020

Demi Uji Vaksin, 240 Orang di Belanda Rela Tertular Virus Corona!

  Vaksin COVID-19 yang tengah dikembangkan terus melaporkan kabar baik, beberapa di antaranya sudah menunjukkan hasil akhir uji klinis dengan efektivitas 90 persen. Para peneliti di Leiden University juga tengah mempersiapkan pengembangan vaksin COVID-19 mereka.

Namun, uji klinis vaksin COVID-19 potensial mereka rencananya melibatkan ratusan relawan yang merelakan diri ditulari virus Corona COVID-19. Hal ini disebut untuk menunjukkan apakah vaksin COVID-19 yang tengah dikembangkan nantinya efektif.


"Para peneliti di Leiden University Medical Center di Belanda sedang mempersiapkan uji coba potensial 'tantangan manusia' di mana sukarelawan sengaja terinfeksi virus corona baru untuk menguji keefektifan kandidat vaksin," kata kelompok advokasi 1Day Sooner pada hari Rabu.


Disebutkan, ada 240 relawan yang rencananya terlibat dalam uji coba vaksin COVID-19 mereka. Namun, para peneliti di Belanda belum memutuskan untuk melakukan uji coba tersebut karena masih membutuhkan persetujuan.


Bulan lalu, sebuah perusahaan bioteknologi Inggris mengatakan sedang dalam pembicaraan lanjutan dengan pemerintah Inggris untuk membuat dan menyediakan jenis virus Corona untuk studi tantangan semacam itu. Hingga kini, pihak Pusat Medis UniversitasLeiden belum menjelaskan lebih lanjut atau menanggapi terkait uji klinis vaksinCOVID-19 mereka.

https://movieon28.com/movies/the-fourth-sunday/


Corona Ngegas Terus! Ini Wilayah Zona Merah di Jateng


Angka infeksi virus Corona di Indonesia hingga saat ini masih belum menunjukkan penurunan angka. Dari data terakhir yang dihimpun dari laman resmi covid19.go.id. Jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 pada Rabu (25/11/2020), bertambah 5.534 kasus. Total positif jadi 511.836, sembuh 429.087, meninggal 16.225.

Beberapa wilayah dilaporkan paling terdampak, seperti Jawa Tengah. Dalam tiga hari terakhir Jawa Tengah melaporkan kasus infeksi yang tinggi dibandingkan sebelumnya, Per Rabu (25/11/2020) Jateng Mencatat tambahan 1.008 kasus baru.


Meningkatnya jumlah kasus baru di Jateng berimbas kepada ketersediaan ruang isolasi untuk pasien Corona. Menurut catatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, keterisian ruang isolasi sudah 75 persen. Upaya penambahan bed isolasi dan ICU pun dilakukan.


Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan dari 5.124 bed isolasi yang tersedia di rumah sakit di Jawa Tengah, sudah terpakai 3.889 bed. Ia membenarkan jika ada rumah sakit yang hampir penuh ruang isolasinya.


"Dari 5.124, terpakai 3.889, yang kosong 1.325, data hari kemarin. Keterisian sekitar 75 persen. Itu rata-rata Jateng. Memang ada yang sudah hampir 100 persen, tapi ada juga yang kosong," kata Yulianto dalam jumpa pers virtual, Rabu (25/11/2020).


"Tempat tidur ICU ini sampai kemarin ada 402, terpakai 253 dan tersebdia 149. Jadi keterpakaiannya itu 62 persen," imbuhnya.


Berikut daftar wilayah di Jawa Tengah yang berada pada zona merah atau risiko tinggi, dikutip dari laman resmi covid19.go.id per Rabu (25/11/2020).


Kota Tegal

Banjarnegara

Pemalang

Tegal

Sukoharjo

Kendal

Brebes

Boyolali

Pati

Sragen


Adapun daftar wilayah di Jawa Tengah yang berada pada zona orange atau risiko sedang.


Kota Surakarta

Kota Semarang

Kota Pekalongan

Wonogiri

Karanganyar

Kudus

Batang

Banyumas

Kota Magelang

Kebumen

Grobogan

Temanggung

Magelang

Pekalongan

Blora

Rembang

Demak

Semarang

Purworejo

Wonosobo

Purbalingga

Cilacap

Kota Salatiga

Klaten

Jepara

https://movieon28.com/movies/bed-rella/

Relawan Ungkap Efek Samping Usai Disuntik Vaksin Corona AstraZeneca

  - Baru-baru ini, kabar baik datang dari AstraZeneca yang menunjukkan vaksin COVID-19 mereka rata-rata 70 persen efektif. Bahkan, para peneliti meyakini data efektivitas 90 persen bisa didapat sebelum vaksin COVID-19 mereka bisa digunakan secara luas.

Dikutip dari Metro UK, dua relawan penerima vaksin COVID-19 AstraZeneca yang juga dikembangkan bersama Universitas Oxford merasakan beberapa efek samping usai disuntik.


Nyeri sendi dan demam

Salah satu relawan, Darren Lipomi, seorang profesor Departemen Teknik Nano di Universitas California San Diego yang mengikuti uji klinis vaksin COVID-19 AstraZeneca di AS dan 90 persen yakin tak menerima plasebo. Ia mengeluh nyeri sendi ringan dan merasa kedinginan selama 36 jam usai disuntik.


"Rasanya seperti saya terkena flu yang cukup parah, tetapi tanpa gejala pernapasan," jelas Prof Lipomi.


"Saya mengonsumsi parasetamol setelah saya secara resmi mengalami "demam", dan kemudian ibuprofen dan unisom (tablet tidur) sebelum tidur. Keesokan paginya aku merasa cukup sehat, dengan rasa sakit yang menetap di persendianku," lanjutnya.


Prof Lipomi percaya efek samping vaksin COVID-19 AstraZeneca yang diterimanya menunjukkan bahwa penerima vaksin COVID-19 'harus dalam kondisi yang cukup baik' usai disuntik, karena efek samping yang ia rasakan tak berangsur lama. Ia pun begitu semangat jika vaksin COVID-19 tersebut akhirnya disetujui akhir tahun ini.


Sakit kepala

Relawan lainnya, Dr Emily Cline, seorang ginekolog dari Greenwood Indiana, menerima suntikan vaksin COVID-19 pertamanya saat uji klinis dilakukan 13 November. Sehari usai disuntik, ia sempat mengalami nyeri di tubuh dan sakit kepala yang begitu intens, membuatnya percaya kalau tak sedang menerima plasebo.


"Prosesnya sangat teliti. Ada kuesioner yang sangat panjang yang meliputi data demografi, riwayat kesehatan, diikuti dengan kunjungan medis yang mencakup riwayat, dan pemeriksaan fisik," cerita Emily.


Namun, Emily mengaku saat proses disuntik vaksin COVID-19 tak mengeluhkan sakit apapun.


"Akhirnya, saya menerima suntikan, yang sebenarnya hampir tidak menimbulkan rasa sakit," jelasnya.


Emily pun mengaku siap menerima vaksin COVID-19 bila nantinya sudah mendapat persetujuan. Namun, dirinya yang juga seorang tenaga kesehatan mengaku khawatir terkait distribusi vaksin COVID-19.


"Fakta bahwa ada beberapa vaksin yang mungkin bermanfaat sangat menggembirakan. Meskipun saya khawatir akan ada kemacetan dalam distribusi, dan bahwa orang tidak akan melanjutkan tindakan lain untuk sementara sampai cukup banyak orang yang dapat divaksinasi," tuturnya.

https://movieon28.com/movies/taman-langsat-mayestik/


Demi Uji Vaksin, 240 Orang di Belanda Rela Tertular Virus Corona!


 Vaksin COVID-19 yang tengah dikembangkan terus melaporkan kabar baik, beberapa di antaranya sudah menunjukkan hasil akhir uji klinis dengan efektivitas 90 persen. Para peneliti di Leiden University juga tengah mempersiapkan pengembangan vaksin COVID-19 mereka.

Namun, uji klinis vaksin COVID-19 potensial mereka rencananya melibatkan ratusan relawan yang merelakan diri ditulari virus Corona COVID-19. Hal ini disebut untuk menunjukkan apakah vaksin COVID-19 yang tengah dikembangkan nantinya efektif.


"Para peneliti di Leiden University Medical Center di Belanda sedang mempersiapkan uji coba potensial 'tantangan manusia' di mana sukarelawan sengaja terinfeksi virus corona baru untuk menguji keefektifan kandidat vaksin," kata kelompok advokasi 1Day Sooner pada hari Rabu.


Disebutkan, ada 240 relawan yang rencananya terlibat dalam uji coba vaksin COVID-19 mereka. Namun, para peneliti di Belanda belum memutuskan untuk melakukan uji coba tersebut karena masih membutuhkan persetujuan.


Bulan lalu, sebuah perusahaan bioteknologi Inggris mengatakan sedang dalam pembicaraan lanjutan dengan pemerintah Inggris untuk membuat dan menyediakan jenis virus Corona untuk studi tantangan semacam itu. Hingga kini, pihak Pusat Medis UniversitasLeiden belum menjelaskan lebih lanjut atau menanggapi terkait uji klinis vaksinCOVID-19 mereka.

https://movieon28.com/movies/cult/