Sabtu, 20 Februari 2021

Tips Menjaga Keamanan Siber untuk UKM

  Kaspersky membagikan tips dan rekomendasi untuk menjaga keamanan usaha kecil menengah (UKM) dari serangan siber. Apa saja tipsnya?

Ancaman siber adalah salah hal berbahaya untuk UKM, terutama karena sektor bisnis sering menjadi target serangan siber. Dan jika sampai terkena serangan siber, dampaknya akan sangat berat.


"Misalnya kena ransomware, transaksi tidak bisa dilakukan, pengguna kesal, data pun tak bisa diakses, lalu reputasinya pun rusak," pungkas Dony Koesmandarin, Teritory Manager Kaspersky Indonesia dalam konferensi pers virtual, Rabu (17/2/2021).


Ditambah lagi, sektor UKM adalah salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, yang saat ini tengah mencoba bangkit akibat diterpa pandemi. Jadi, apa saja tips untuk menjaga keamanan siber bagi UKM?


Mengedukasi karyawan secara terus menerus tentang kebiasaan online yang aman.

Membuat cadangan data dan memperbarui peralatan serta aplikasi teknologi informasi secara rutin.

Memperbarui dan menambal sistem perusahaan secara teratur.

Melindungi perangkat dengan solusi antivirus.

Menerapkan solusi keamanan siber yang tepat untuk setiap aspek operasi bisnis.

Dony menekankan pentingnya edukasi untuk pegawai. Karena menurutnya, hanya perlu ada satu orang ceroboh untuk membuat kejahatan siber bisa terjadi.


"Yang peling penting adalah edukasi pegawainya, ini sangat penting. Cybercrime cuma perlu satu orang ceroboh. Misalnya ada (UKM) punya 50 orang pegawai, ada satu yang ceroboh, bisa terjadi (serangan siber)," tambah Dony.


Menurut laporan terbaru dari Kaspersky Security Network (KSN), selama 2020 lalu ada 34,5 juta malware yang beredar di internet dan 'mampir' ke komputer partisipan KSN. Dari jumlah itu, 4,3 jutanya menyerang pengguna bisnis, naik 51% dibanding insiden selama 2019.


Dalam laporan tersebut, Kaspersky juga memilah jenis ancaman yang paling tinggi di Asia Tenggara selama 2020. Paling tinggi adalah malware yang menyebar lewat web selama aktivitas pencarian.


Lalu di bawahnya adalah malware yang menyusup dalam software yang diunduh dari internet. Kemudian malware yang tersimpan dalam lampiran di email, dan terakhir adalah aktivitas ekstensi browser.


Laporan KSN 2020 juga menunjukkan bahwa produk Kaspersky mendeteksi sebanyak 111 juta insiden lokal di komputer partisipan KSN di negara tersebut. Dari total jumlah percobaan, sebanyak 20 juta ditargetkan terhadap pengguna bisnis di Indonesia.

https://movieon28.com/movies/i-want-you/


Ini Perangkat yang Bisa Install Clubhouse


Lantaran hanya terbatas di iOS, banyak orang yang akhirnya membeli iPhone hanya untuk mencoba Clubhouse. Tapi jangan asal beli iPhone loh!

Clubhouse bisa diinstall di iPhone, iPad dan iPod Touch. Tapi pihak developer, Alpha Exploration Co, mensyaratkan hanya perangkat yang bisa menjalankan iOS 13.0 dan iPadOS 13.0.


Nah sebelum membeli, pastikan perangkat tersebut mendukung sistem operasi tersebut. Adapun perangkat yang bisa menginstall Clubhouse sebagai berikut:


iPhone 6s dan 6s Plus

iPhone SE 2016 dan iPhone SE 2020

iPhone 7 dan 7 Plus

iPhone 8 dan 8 Plus

iPhone X

iPhone XR

iPhone XS dan XS Max

iPhone 11, 11 Pro dan 11 Pro Max

iPhone 12, 12 Pro dan 12 Pro Max

iPod Touch generasi 7

iPad Pro 12.9 generasi pertama dan kedua

iPad Pro 10.5

iPad Pro 9.7

iPad Pro 11

iPad Air 2

iPad Air 3

iPad generasi kelima

iPad generasi keenam

iPad generasi ketujuh

iPad Mini 4


Clubhouse adalah aplikasi media sosial berbasis audio-chat. Pengguna bisa mengobrol, berdiskusi dengan orang lain dengan berbagai topik. Bayangkan saja ini seperti podcast tapi live, interaktif dan bisa bersahutan serta sifatnya eksklusif. Anda cuma bisa ikutan kalau diundang pengguna lain atau diizinkan masuk oleh kenalan yang duluan bergabung dengan Clubhouse.


Aplikasi Clubhouse memberikan tempat virtual dimana orang bisa mengadakan obrolan, mendengarkan dan ikut obrolan bersama komunitas pengguna Clubhouse lainnya. Begitu membuka aplikasi Clubhouse ada beberapa ruang obrolan berbagai topik dan ada siapa saja di sana. Clubhouse dibuat oleh enterpreneur Silicon Valley Paul Davison dan mantan pegawai Google, Rohan Seth dan meluncur sejak Maret 2020 silam.


Ingin mengetahui soal Clubhouse? Simak pembahasannya di sini:

https://movieon28.com/movies/mistik-syirik-tahyul/


Clubhouse Bisa Diblokir di Indonesia, Ini Penjelasan Kominfo

 Media sosial (medsos) Clubhouse tengah ramai diperbincangkan, termasuk netizen Indonesia. Namun karena Clubhouse sampai saat ini belum terdaftar, banyak dugaan kalau Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan memblokir Clubhouse.

Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi mengatakan, sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkung Privat, setiap Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) harus mendaftarkan diri ke pemerintah.


Clubhouse yang merupakan bagian dari PSE tersebut juga harus terdaftar di Kominfo. Hanya saja, sampai detik ini, medsos berbasis audio itu belum mendaftarkan diri akan layanannya di Indonesia.


PSE yang diatur dalam PM nomor 5 Tahun 2020 adalah mereka yang memberikan layanan, melakukan usaha, dan sistem elektroniknya tersedia di Indonesia.


Berdasarkan peraturan tersebut, Clubhouse harus mendaftar dengan diberi waktu enam bulan, di mana Kominfo telah memberi waktu sejak 24 November 2020.


Akan tetapi, banyak netizen yang kadung menyakini bahwa Kominfo akan memblokir Clubhouse. Maka dari itu, seperti informasi yang diterima detikINET, Rabu (17/2/2021) Kominfo memberikan penjelasan sebagai berikut:


1. Sesuai dengan PM 5/2020, setiap PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik) wajib melakukan pendaftaran ke pemerintah.


2. Clubhouse belum terdaftar di Kominfo dan kami harap dapat mendaftar sesuai ketentuan dalam PM 5/2020.


3. Sesuai PM tersebut, bagi PSE yang tidak mendaftar sesuai kebijakan yang berlaku, akan mendapat sanksi administrasi berupa pemutusan akses.


4. Masa pendaftaran adalah 6 bulan sejak PM diundangkan pada tanggal 24 November 2020.


5. Ketentuan ini berlaku untuk semua PSE, tidak hanya Clubhouse.


6. Proses pendaftaran ini adalah proses biasa dan wajar, seperti halnya pendaftaran usaha dan ditujukan untuk kepentingan warganet seperti terkait dengan pelindungan data pribadi, keamanan siber, dll.


7. Warganet tidak perlu khawatir karena proses pendaftaran PSE-PSE telah, sedang, dan akan berjalan sampai batas waktu nanti.

https://movieon28.com/movies/syirik/


Tips Menjaga Keamanan Siber untuk UKM


 Kaspersky membagikan tips dan rekomendasi untuk menjaga keamanan usaha kecil menengah (UKM) dari serangan siber. Apa saja tipsnya?

Ancaman siber adalah salah hal berbahaya untuk UKM, terutama karena sektor bisnis sering menjadi target serangan siber. Dan jika sampai terkena serangan siber, dampaknya akan sangat berat.


"Misalnya kena ransomware, transaksi tidak bisa dilakukan, pengguna kesal, data pun tak bisa diakses, lalu reputasinya pun rusak," pungkas Dony Koesmandarin, Teritory Manager Kaspersky Indonesia dalam konferensi pers virtual, Rabu (17/2/2021).


Ditambah lagi, sektor UKM adalah salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, yang saat ini tengah mencoba bangkit akibat diterpa pandemi. Jadi, apa saja tips untuk menjaga keamanan siber bagi UKM?


Mengedukasi karyawan secara terus menerus tentang kebiasaan online yang aman.

Membuat cadangan data dan memperbarui peralatan serta aplikasi teknologi informasi secara rutin.

Memperbarui dan menambal sistem perusahaan secara teratur.

Melindungi perangkat dengan solusi antivirus.

Menerapkan solusi keamanan siber yang tepat untuk setiap aspek operasi bisnis.

Dony menekankan pentingnya edukasi untuk pegawai. Karena menurutnya, hanya perlu ada satu orang ceroboh untuk membuat kejahatan siber bisa terjadi.


"Yang peling penting adalah edukasi pegawainya, ini sangat penting. Cybercrime cuma perlu satu orang ceroboh. Misalnya ada (UKM) punya 50 orang pegawai, ada satu yang ceroboh, bisa terjadi (serangan siber)," tambah Dony.

https://movieon28.com/movies/rumah-belanda/