Senin, 24 Mei 2021

Keterisian RS COVID-19 Naik di Hampir Seluruh Provinsi, Ini Detailnya

  Kementerian Kesehatan RI melaporkan dalam beberapa hari terakhir tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di berbagai rumah sakit COVID-19 di hampir seluruh provinsi di Indonesia mengalami kenaikan.

Menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kemenkes Azhar Jaya, saat ini sudah ada empat provinsi yang tingkat keterisian tempat tidurnya sudah mencapai di atas 50 persen. Empat provinsi tersebut berasal dari Pulau Sumatera.

https://nonton08.com/movies/forbbiden-lust/


"Hampir seluruh provinsi di Sumatera itu mengalami kenaikan, dan kita memberikan perhatian khusus kepada Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau, karena gejala-gejalanya ini terjadi peningkatan sebelum masa libur panjang kemarin," kata Azhar dalam rapat koordinasi Satgas COVID-19, Minggu (23/5/2021).


Kemudian, kata Azhar, hampir seluruh provinsi di Pulau Jawa juga mengalami kenaikan tingkat keterisian tempat tidur. Tren ini terjadi selama tiga hari terakhir.


"2-3 hari ini semuanya menunjukkan ke arah kenaikan. Jadi kita berharap kenaikan ini tidak terjadi seperti India, tetapi kita mulai waspada tiga hari ini semuanya mulai menunjukkan tren kenaikan untuk seluruh provinsi di Pulau Jawa," jelasnya.


Selanjutnya beberapa provinsi di Pulau Kalimantan juga menunjukkan kenaikan di tingkat keterisian tempat tidurnya, terutama di Kalimantan Barat. Menurut Azhar, ini karena tingginya mobilisasi pekerja migran Indonesia di provinsi tersebut.


Meski begitu, Azhar meyakinkan bahwa sejumlah provinsi lain, seperti Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat masih relatif terkendali.


"Kemudian untuk provinsi lain, NTT, NTB, Bali, relatif terkendali, trennya adalah menurun. Demikian juga di Sulawesi, ini rata-rata trennya menurun kecuali Sulawesi Utara," ujarnya.


Lantas provinsi mana saja yang perlu mendapat perhatian lebih untuk ketersediaan tempat tidur pasien Corona di rumah sakit? Klik halaman selanjutnya.


Provinsi mana saja yang perlu mendapat perhatian lebih?

Ada empat provinsi yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur di atas 50 persen, yakni Sumatera Utara (58 persen), Kalimantan Barat (58 persen), Sumatera Barat (53 persen), dan Riau (53 persen). Ini merupakan data pencampuran dari tingkat keterisian ruang isolasi dan ICU.

"Kalau kita breakdown lagi, focusing-nya sedikit berbeda. Untuk posisi tempat tidur intensif (ICU) Riau ini kuning 65 persen," kata Azhar.


Apa yang harus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19?

Azhar meminta kepada seluruh rumah sakit COVID-19 di Indonesia untuk meningkatkan kapasitas ruang rawat mereka untuk pasien Corona. Caranya dengan melakukan alih fungsi atau konversi tempat tidur.


Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/Menkes/11/2021, Azhar merinci apabila rumah sakit tersebut masuk ke dalam zona merah atau BOR di atas 80 persen, maka pihak rumah sakit harus mengonversi minimal 40 persen tempat tidur rawat inap biasa menjadi untuk perawatan pasien Corona, serta mengonversi minimal 25 persen ICU dari ruang rawat inap.


Kemudian untuk zona kuning, yakni BOR di atas 60-80 persen, Azhar meminta rumah sakit untuk mengonversi minimal 30 persen tempat tidur rawat inap untuk pasien Corona, serta mengonversi minimal 15 persen ICU dari ruang rawat inap.


Terakhir zona hijau atau BOR di bawah 60 persen, maka pihak rumah sakit harus mengonversi minimal 20 persen tempat tidur rawat inap untuk pasien Corona, serta mengonversi minimal 10 persen dari ruang rawat inap.


"Walaupun provinsinya hijau, tapi kalau pasiennya naik, terus tempat tidurnya tidak cukup, maka pasien tidak bisa ditangani dengan baik," tutur Azhar.

https://nonton08.com/movies/el-fontanero-su-mujer-y-otras-cosas-de-meter/

Sabtu, 22 Mei 2021

Kode Redeem Terbaru Free Fire Gratis 3 Mei 2021

  Garena Free Fire Indonesia membagikan kode redeem gratis yang bisa ditukarkan hadiah oleh penggemar. Kode redeem gratis ini berlaku hingga 4 Mei 2021.

Melalui Instagram resmi Free Fire Esports Indonesia, mereka telah mengumumkan kabar gembira kepada penggemarnya. Untuk merayakan tercapainya 3,5 juta followers di Instagram, mereka membagikan kode redeem gratis.


"Terima kasih ya, karena Instagram page @ff.esports.id telah mencapai 3,5 juta followers!" dikutip detikINET dari Instagram Free Fire Esports Indonesia, Senin (3/5/2021).


"Tanpa dukungan dan cinta kalian, Free Fire Esports Indonesia pasti tidak akan sebesar ini," tambahnya.


Berikut kode redeem gratis yang bisa pemain tukarkan: FFESPORTSSQA.


Kode redeem gratis bisa ditukarkan dengan Avatar A124 Bobblehead Limited Edition, dan Backpack Unleash Inhibition. Pihaknya menyampaikan kalau batas penukarannya berlaku hingga 4 Mei 2021. Jadi jangan sampai kalian melewatkan kesempatan baik ini.


Bagi detikers yang belum mengetahui caranya klaim kode redeem tersebut, bisa langsung kunjungi situs resmi https://reward.ff.garena.com/id. Kalian hanya perlu mengikuti beberapa langkah saja untuk mendapatkan hadiahnya.


Cukup log in menggunakan Facebook, VK, Gmail, Huawei, Apple atau Twitter. Kemudian masukkan kode FFESPORTSSQA dan klik konfirmasi.


Sedikit informasi, setelah berhasil konfirmasi, hadiah akan dikirimkan ke akun pemain kurang lebih dalam waktu 24 jam. Jadi harus sabar menunggu, karena tidak langsung masuk ke akun Free Fire kalian.


Berikut informasi lain yang harus kalian ketahui sebelum memasukkan kode redeem Free Fire di situs Garena:


Kode Redeem memiliki 12 karakter, kombinasi antara huruf kapital dan angka.

Hadiah item akan muncul di (In-game Mail); Gold dan Diamond akan ditambahkan secara otomatis.

Ingat tanggal kadaluarsa kode redeem. Kode yang sudah kadaluarsa tidak dapat digunakan.

Harap hubungi Customer Service Garena jika menemukan isu.

Pemain tidak dapat redeem hadiah menggunakan akun guest. Silahkan bind akun ke Facebook atau VK untuk menerima hadiah.

Segera klaim hadiahnya sebelum masa berlaku kode redeem Free Fire berakhir detikers.

https://maymovie98.com/movies/charlottes-web-2/


Asyik! WhatsApp Bikin Fitur Dengarkan Pesan Suara Sebelum Dikirim


 WhatsApp rupanya sedang menyiapkan banyak fitur baru untuk pesan suara. Kali ini mereka sedang mengembangkan fitur yang memungkinkan pengguna untuk review atau mendengarkan kembali pesan suara.

Sesuai namanya, saat fitur ini tersedia pengguna bisa mendengarkan kembali pesan suara yang direkam sebelum dikirimkan. Fitur ini masih dikembangkan oleh WhatsApp jadi belum tersedia untuk penguji beta apalagi publik.


Saat ini pengguna WhatsApp sebenarnya bisa mendengarkan kembali pesan suara mereka sebelum dikirimkan, tapi caranya agak sedikit rumit. Misalnya, pengguna harus membuka aplikasi lain saat merekam pesan suara di WhatsApp.


Dari video demonstrasi singkat yang diunggah oleh WABetaInfo, WhatsApp akan menambahkan tombol Review yang bisa ditekan untuk mendengarkan kembali pesan suara yang telah direkam, seperti dikutip dari 9to5Mac, Senin (3/5/2021).


Setelah menekan tombol Review, pengguna bisa mendengarkan pesan suara dan memutuskan untuk menghapus atau langsung mengirimkan pesan. Kalian bisa melihat cara kerjanya di video berikut ini.


Fitur review pesan audio ini masih dalam tahap pengembangan, dan WhatsApp berencana merilisnya dalam update untuk Android dan iOS di masa depan. Belum diketahui kapan fitur ini akan dirilis untuk semua pengguna WhatsApp.


Ini bukan satu-satunya fitur untuk pesan suara yang dikembangkan oleh WhatsApp. Sejak beberapa bulan yang lalu, aplikasi messaging milik Facebook ini menguji coba fitur untuk mengubah kecepatan pesan suara saat diputar.

https://maymovie98.com/movies/charlottes-web/