Rabu, 22 Januari 2020

Ikuti Bintan Triathlon 2019, Wisman Prancis: Alam Bintan Itu Indah

Sebanyak 1.300 peserta bersaing menjadi yang tercepat di ajang Bintan Triathlon 2019. Hasilnya, peserta asal Prancis dan Singapura menjadi yang terdepan di nomor Sprint Distance yang berlangsung di Bintan Lagoon Resort.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai sport tourism sebagai salah satu cara efektif untuk mendatangkan wisatawan mancanegara. Hal itu dikarenakan sang atlet sendiri bisa menjadi wisman.

"Dalam olahraga, atlet akan datang ke sebuah event bersama tim serta pelatih. Tidak lupa juga keluarga. Hal ini yang membuat sport tourism efektif untuk mendatangkan wisman," ungkap mantan Dirut PT Telkom itu, dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/6/2019).

Selain itu, lanjut Arief, length of stay para atlet cukup panjang. Hal ini jelas menguntungkan buat pariwisata.

"Semakin lama mereka stay, semakin banyak spending-nya. Buat pariwisata dan ekonomi jelas menguntungkan," ujarnya.

Usai lomba, juara asal Prancis di bagian pria, Valentin Van Wersch yang mencatatkan waktu 01:05:31.27 itu mengaku race kali ini sangat menantang. Terutama saat ia harus mengadu kecepatan sepedanya dengan peserta lain

"Saya sudah lima kali ke Bintan. Tapi baru kali saya mengikuti race. Sangat menyenangkan. Dan rutenya cukup menantang. Apalagi jalur sepeda. Karena kita harus melewati jalur berbukit (menanjak). Tapi sangat luar biasa," ungkapnya.

Bintan sudah membuat Valentin jatuh hati. Ia tidak segan memuji keindahannya, apalagi selama lomba peserta mendapatkan rute yang indah.

"Alam Bintan itu indah. Saat lomba, saya melihat banyak tempat menarik. Banyak green spot, ada lapangan golf, pantainya indah, benar-benar luar biasa. Tahun depan saya akan datang kembali, mungkin tahun berikutnya juga. Karena saya ingin mempertahankan ini," paparnya seraya menunjuk medali yang diraihnya.

Sementara di bagian wanita, pemenang diraih oleh Emma Middleditch yang berkebangsaan Singapura dan berhasil mencatatkan waktu 01:10:35.02. Menurut atlet muda ini, ia mengaku sudah 7 kali ke Bintan dan beberapa kali tampil di Bintan Triathlon.

"Saya sudah beberapa kali ke Bintan, sekitar 7 kali. Saya sudah beberapa kali ikut Bintan Triathlon. Tahun lalu dan sekarang venue-nya berbeda. Tapi semua sama bagusnya," kata Emma.

Ketua Tim Calendar of Event Kemenpar Esthy Reko Astuty juga mengaku senang dengan pelaksanaan event tersebut.

"Peserta sangat antusias. Bahkan saat start diguyur hujan, mereka tetap semangat. Ini event yang bagus, apalagi mampu mendatangkan banyak wisatawan mancanegara," pungkasnya.

Di sisi lain, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati juga mengutarakan hal yang tidak jauh berbeda.

"Bintan sangat identik dengan sport tourism. Karena banyak event sport tourism di sana. Dan semua berkelas internasional. Tak heran jika sambutan wisatawan mancanegara selalu luar biasa," tutup Dessy.

Libur Lebaran, Tangkuban Perahu Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

 Libur lebaran menjadi saat yang tepat untuk rekreasi bersama keluarga. Salah satu tempat wisata mudik di Bandung adalah Tangkuban Perahu.

Puluhan ribu wisatawan memadati taman wisata alam (TWA) Tangkuban Perahu di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada libur lebaran 1440 H, Sabtu (8/6/2019).

Pantauan detikcom, wisatawan terus berdatangan hingga pukul 15.30 WIB. Kebanyakan pengunjung yang datang didominasi oleh wisatawan lokal.

Di sana pengunjung tampak menikmati pemandangan dan berswafoto dengan latar Kawah Ratu, naik kuda, hingga berwisata belanja di ratusan gerai di sana.

"Kalau dari jumlah pengunjung setelah lebaran memang selalu ada peningkatan, jumlahnya mencapai puluhan ribu setiap harinya," ujar pengelola TWA Tangkuban Perahu, Putra Kaban pada Sabtu (8/6/2019).

Menurutnya, sejak hari pertama libur lebaran, TWA Tangkuban Perahu ramai dikunjungi wisatawan dari Sumatera, Bali, Jakarta dan sekitarnya. Sementara itu, jumlah wisatawan asing hanya berjumlah 40-60 orang per harinya.

"Kami menyiapkan infrastruktur, jadi bukan hanya jalan, tapi juga kios pedagang agar mereka bisa mendapatkan hasil penjualan yang terbaik," ujarnya.

Dari hasil perhitungannya, pada liburan kali ini jumlah pengunjung mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Respon dari pengunjung bagus, karena mereka ingin merasakan suasana alam yang asri selain menikmati wisata kawah," ucapnya.

Pada liburan kali ini, para pedagang juga kecipratan untung dari banyaknya wisatawan yang datang ke TWA Tangkuban Perahu. Maman (34), salah seorang pedagang jagung mengaku meraup untung banyak dalam momen ini.

"Sehari bisa mendapatkan Rp 2 juta, alhamdulillah," kata Maman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar