Senin, 20 Januari 2020

10 Maskapai Terbaik Dunia 2019, Ada Garuda?

Skytrax mengumumkan peringkat terbaru bagi maskapai terbaik pilihannya. Qatar Airways kembali menjadi yang teratas dan menggeser SQ.

Seperti dilansir dari CNN dan laman resminya, Rabu (19/6/2019), tahun lalu, Singapore Airlines menggeser Qatar Airways di posisi puncak. Sedang maskapai kebanggaan kita, Garuda Indonesia tak lagi masuk di daftar 10 besar.

Inilah perayaan Qatar Airways untuk kelima kalinya dalam meraih penghargaan bergengsi 2019 Skytrax World Airline Awards. Sebelumnya, maskapai teluk ini menang pada 2017, 2015, 2012 dan 2011.

Qatar Airways juga memenangkan kategori Kelas Bisnis Terbaik Dunia, Kursi Kelas Bisnis Terbaik Dunia dan Maskapai Penerbangan Terbaik di Timur Tengah. Singapore Airlines juga memenangkan penghargaan utama termasuk Kru Kabin Terbaik Dunia, First Class Terbaik Dunia, Maskapai Penerbangan Terbaik di Asia dan Kursi First Class Terbaik Dunia.

Penghargaan Skytrax adalah yang paling bergengsi dalam bisnis penerbangan. Perayaannya di gelar di Paris Air Show di Le Bourget, Prancis.

Berikut daftar 10 maskapai terbaik dunia untuk 2019 versi Skytrax:

1. Qatar Airways
2. Singapore Airlines
3. ANA All Nippon Airways
4. Cathay Pacific
5. Emirates
6. EVA Air
7. Hainan Airlines
8. Qantas Airways
9. Lufthansa
10. Thai Airways.

Garuda Indonesia memang tak lagi masuk di posisi 10 besar. Peringkatnya merosot di posisi 12 dari posisi 9 di 2018 dan berkelompok bersama maskapai LCC AirAsia di posisi 20.

11. Japan Airlines
12. Garuda Indonesia
13. Swiss International Air Lines
14. China Southern Airlines
15. Austrian Airlines
16. Air New Zealand
17. Bangkok Airways
18. KLM Royal Dutch Airlines
19. British Airways
20. AirAsia. 

Warga Venesia Demo, Tolak Kapal Pesiar!

Warga Venesia turun ke jalan. Mereka menolak kedatangan kapal pesiar, pasca kecelakaan kapal pesiar menabrak dermaga dan membuat 4 orang terluka.

Dilansir BBC News, Rabu (19/6/2019) ribuan warga Venesia baru-baru ini turun ke jalan dan kanal-kanal. Mereka berdemonstrasi menolak kapal pesiar masuk ke Venesia!

Sebabnya di awal bulan Juni ini, suatu kapal pesiar menabrak dermaga Giudecca di San Basilio. 4 Orang dilarikan ke rumah sakit karena terluka.

Demi tidak terulangi di masa depan, oleh sebab itu warga Venesia menolak kapal pesiar masuk ke dermaga-dermaga di Venesia. Banyak dari mereka menilai, sejatinya dermaga di Venesia yang kecil pun dirasa kurang 'kuat' didatangi kapal-kapal pesiar yang besar.

"Kecelakaan kemarin adalah bukti kapal pesiar berbahaya datang ke sini. Ini rumah kita, tempat hidup kita," kata salah seorang warga Venesia, Tommaso Cacciari.

"Jika kita ingin menyelamatkan Venesia kita seharusnya tidak membiarkan kapal-kapal pesiar itu masuk. Mengerikan!" ujar warga lainnya.

Spanduk bertuliskan 'No big ships' dan 'Keep large boats out of the lagoon' dibentangkan. Warga Venesia berharap, pemerintah kota dapat secepatnya mengambil tindakan untuk membuat aturan larangan masuk bagi kapal pesiar.

Sedangkan dari pemerintah kotanya sendiri dan pemerintah Italia, hal tersebut masih terus dikaji. Memang, kedatangan kapal pesiar pasti mendatangkan banyak devisa. Hanya saja, keamanan dan kenyamanan warga di Venesia juga harus dipertimbangkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar