Vision of Humanity merilis data tentang daftar negara paling aman dan damai di dunia. Indonesia naik tajam 14 peringkat dari tahun sebelumnya.
Dilihat detikcom dari situs resmi Vision of Humanity, Rabu (19/6/2019) mereka menveluarkan penilaian tahunan Global Peace Index. Ada sejumlah negara yang dianggap paling aman dan damai. Islandia misalnya, yang menjadi juara bertahan 3 tahun belakangan di posisi pertama.
Selanjutnya, disusul dengan Selandia Baru yang juga jadi juara bertahan posisi ke-2. Kemudian, disusul dengan Portugal yang naik 2 peringkat dan Austria di posisi ke-4.
Indonesia pun masuk ke daftar dari total 163 negara yang dinilai. Ternyata, Indonesia berhasil menduduki posisi ke-41. Posisi ini naik 14 peringkat dari tahun sebelumnya, 2018, yakni posisi ke-55, alias naik pesat.
Ada 3 aspek penilaian yang jadi acuan utama. Yakni konflik domestik dan internasional yang sedang dialami negara tersebut, keamanan sosial serta faktor militer.
Dari 3 aspek tersebut, bercabang ke berbagai faktor yang lebih luas. Seperti jumlah konflik internal dan eksternal, kematian yang dialami akibat kejadian kriminalitas, kondisi politik, personel militer, dan penjagaan negara.
Indonesia ternyata mengalahkan sejumlah negara seperti Britania Raya, Korea Selatan, Yunani, Vietnam dan Prancis. Britania Raya berada di posisi ke-45, Korea Selatan posisi 55, Prancis ke-60 dan Yunani ke-65.
Jika dirangkum posisi 40 sampai 50, Indonesia berhasil mengalahkan sejumlah negara seperti Mongolia, Kuwait, Laos dan Britania Raya.
Dalam 10 posisi tersebut, ada sejumlah negara. Yakni Malawi, Indonesia, Mongolia, Kuwait, Ghana, Laos, Britania Raya, Panama, Timor Leste, Zambia dan Serbia.
Berikut selengkapnya, 15 negara paling aman dan damai di dunia dan posisi Indonesia versi data Global Peace Index:
1. Islandia
2. Selandia Baru
3. Portugal
4. Austria
5. Denmark
6. Kanada
7. Singapura
8. Slovenia
9. Jepang
10. Republik Ceko
11. Swiss
12. Irlandia
13. Australia
14. Finlandia
15. Bhutan
.
.
.
41. Indonesia
Pulau Nami yang Cantik, Meski Bukan di Musim Gugur
Pulau Nami adalah destinasi liburan favorit di Korea Selatan. Pulau ini sungguh cantik, meski bukan di musim gugur atau musim dingin.
Pulau Nami berjarak 54,3 km dari Kota Seoul dan dapat ditempuh selama 2 jam dengan naik mobil atau bus. Pulau Nami dikelilingi Sungai Han yang memang panjang dan luas. Sungai ini membentang bahkan sejak traveler belum jauh keluar dari Bandara Incheon.
Untuk menyeberang ke Pulau Nami, traveler harus membeli tiket di dermaga dan menyeberang dengan ferry selama 10 menit. Jika dilihat dari atas, Pulau Nami berbentuk seperti bulan.
Seperti negara dengan empat musim lainnya, Korea Selatan khususnya di Pulau Nami pun memiliki wajah yang berbeda di tiap musimnya. Umumnya, Pulau Nami menunjukkan keindahannya yang paling terkenal saat musim gugur dengan pohon-pohon mapple berwarna merah, emas, dan kuning yang indah, atau saat memasuki musim dingin dengan salju-salju yang cantik dan syahdu. Atau saat musim bunga sakura mekar pun, Pulau Nami sangat cantik dengan keindahannya.
Namun, jika traveler berkesempatan berkunjung di luar musim-musim seperti yang disebutkan di atas, jangan sedih karena Pulau Nami tetap menunjukkan keindahannya khas peralihan musim semi ke musim panas.
Pepohonan yang serba hijau menyegarkan, bunga-bunga yang bermekaran, serta udara sejuk namun mulai hangat saat siang sangat sempurna untuk menemani jalan-jalan santai traveler dan keluarga di Pulau Nami.
Duduk santai sambil membaca buku di kolam-kolam dengan air jernih dan tenang, piknik bersama keluarga di taman-taman dengan bunga yang indah, patung-patung ikonik yang unik, serta aktivitas bersepeda mengelilingi pulau dengan pepohonan yang tumbuh hijau sempurna adalah aktivitas menyenangkan di musim ini.
Bagi traveler yang tidak membawa sepeda tak perlu khawatir karena sepeda bisa disewa di Bike Centre di samping UNICEF Hall. Tapi, jika ada kesempatan dan rezeki, tentu mengunjungi Pulau Nami di setiap musim yang berbeda adalah suatu kepuasan tersendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar